PURBALINGGA, HUMAS
– Sebanyak 122 kepala desa menerima dana kewirausahaan. Setiap kades
menerima Rp 2 juta yang akan digunakan untuk modal berwirausaha setelah
masa jabatannya habis atau tidak terpilih lagi. Sebanyak 121 kades itu
akan mengakhiri jabatan pada 12 Maret 2013 ini, dan seorang lainnya pada
1 desember 2012 silam
Penyerahan dana tersebut dilakukan oleh Bupati Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si di pendopo Dipokusumo, Senin (11/3).
Kabag Tata Pemerintahan Setda Drs Imam Hadi, M.Si mengatakan, kades
yang mengakhiri jabatannya pada 12 Maret 2013 seluruhnya sebanyak 140
orang, namun beberapa diantaranya terpilih kembali menjadi kepala desa.
Selain itu ada dua kades yang akan mengakhiri jabatannya pada bulan
Oktober 2013 mendatang masing-masing Kades Nangkod (Kejobong dan Kades
Kramat (Karangmoncol), 1 kades meninggal dunia (Kades Karangcengis,
Kecamatan Bukateja), dan seorang lagi diberhentikan oleh Pemkab. “Jadi
kali ini kades yang menerima dana kewirausahaan sebanyak 122 orang,”
kata Imam Hadi.
Ketua Paguyuban Kades Bangun Irianto,
S.Pd mengungkapkan, pihaknya mewakili para kades yang sudah habis masa
tugasnya dan kades yang tidak terpilih lagi menyatakan terima kasih atas
kepedulian Pemkab memberikan dana kewirausahaan. Bangun mengumpamakan,
dana itu bisa juga sebagai syukuran kupat slamet dalam mengakhiri
jabatannya.
“Kami berharap,
teman-teman kades setelah tidak menjadi kepala desa akan terus terjalin
tali silahturahmi dengan Pemkab dan juga dengan semua pihak,” kata
Bangun yang sudah dua periode menjabat kades.
Dibagian
lain, Bangun menyampaikan usulan kepada Bupati Heru Sudjatmoko,
sekiranya dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD)
untuk periode januari – Maret 2013 dapat dibayarkan segera mungkin.
“Bantuan dana kewirausahaan jika ditambah TPAPD tentunya rasanya akan
ngganal (lebih banyak),” kata Bangun.
Usulan
lain yakni soal sepeda motor inventaris kepala desa berupa Honda Win.
Bangun mengusulkan sekiranya sepeda motor itu bisa diberikan kepada para
mantan kades karena kades baru sudah ada kendaraan yang lebih baik.
Atas
usulan itu, Bupati Heru Sudjatmoko menyatakan akan menindaklanjutinya.
“Soal pembayaran TPAPD, tentu akan segera dicairkan, setelah persyaratan
administrasi terpenuhi. Kalau soal sepeda motor, semuanya diserahkan
kepada pihak desa. Silahkan berembug antara pemdes dengan BPD (Badan
Permusyawaratan Desa), karena sepeda motor Honda Win sudah dihibahkan
kepada Pemdes. Tolong camat agar dibantu usulan soal sepeda motor ini,”
kata Heru Sudjatmoko.